Di kerajaan nenek moyangku aku tak tahu
aku menyerupai kota yang mana

Aku sudah lelah membuka mata dan tetap saja buta
matahari bersembunyi di bagian barat otakku
dan hanya bersinar di belahan bumi yang sana

Kadang ayahku menyerupai Jakarta yang tua
ingin membangun, ingin membangun, ingin membangun
tak henti-hentinya
Sedang aku ingin tidur sepuas-puasnya

Meditasi, 1976
Budaya Jaya

Media Sosial

Follow Bilik Penyair on WordPress.com
Bacaan lain
Bayang-bayang